Kurikulum

DOKUMEN

Kurikulum Pendidikan Tinggi

Program Studi Pendidikan Fisika

FMIPA UNIVERSITAS NEGERI MANAD

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

IDENTITAS PROGRAM STUDI

1.    HASIL EVALUASI KURIKULUM YANG SEDANG BERJALAN

2.    RUMUSAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL) YANG DINYATAKAN DALAM CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL)

1.1   Profil Lulusan

1.2   Perumusan CPL

3.    PENENTUAN BAHAN KAJIAN

1.3   Gambaran Body of Knowledge (BoK)

1.4   Penentuan Bahan Kajian

4.    PEMBENTUKAN MATA KULIAH DAN PENENTUAN BOBOT SKS

5.    ORGANISASI MATA KULIAH PROGRAM STUDI

6.    DAFTAR SEBARAN MATA KULIAH TIAP SEMESTER

7.    RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

8.    PENGELOLAAN KURIKULUM DAN PEMEBELAJARAN

9.    PENUTU

KATA PENGANTAR

Secara sederhana, kurikulum dapat diartikan sebagai seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan. Kurikulum menjadi urgen karena merupakan peta jalan menuju harapan, yakni manusia Indonesia yang hendak kita wujudkan. Perlu disadari bahwa tantangan generasi berubah dari waktu ke waktu, dan karena itu pula, kurikulum tentu perlu menyesuaikan dengan kebutuhan jamannya.( Maksum,A.2015)

Pasal 35 UU DIKTI No.12 /2012 menyebutkan bahwa’ Kurikulum pendidikan tinggi merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan ajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan Pendidikan Tinggi’.   Kurikulum Pendidikan Tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap Program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan

(Pasal 35 UU DIKTI No.12 /2012).  Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian  yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan program studi (SNDIKTI).

Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan, digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, dan standar pembiayaan pembelajaran

Kurikulum sebagai rancangan pendidikan mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam seluruh aspek kegiatan pendidikan. Mengingat pentingnya peranan kurikulum dalam pendidikan, maka dalam penyusunannya harus mengacu pada landasan yang kokoh dan kuat. Landasan pengembangan kurikulum tidak hanya diperlukan bagi para penyusun kurikulum (makro) atau kurikulum tertulis yang sering disebut juga sebagai kurikulum ideal, akan tetapi juga harus dipahami dan dijadikan dasar pertimbangan oleh para pelaksana kurikulum , sebagai bahan untuk dijadikan instrumen dalam melakukan pembinaan terhadap implementasi kurikulum di setiap jenis dan jenjang pendidikan.

IDENTITAS PROGRAM STUD

1 Nama Perguruan Tinggi (PT) Universitas Negeri Manado
 PTN
2 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
3 Jurusan/Departemen Fisika
4 Program Studi Pendidikan Fisika
5 Status Akreditasi B
6 JumlahMahasiswa 355
7 JumlahDosen 25
8 Alamat Prodi Kampus Unima Tondano Minahasa Sulawesi Utara
9 Telpn  
10 Web PRODI/PT  
  • Landasan Kurikulum
    • Landasan Filosofis

Pengembangan kurikulum didasarkan pada beberapa pandangan filosofi: Progresivisme, Esensialisme, Perennialisme,Rekonstruktivisme, Eksistensialisme, dan Postmodernisme

  • Landasan Sosiologis

Kurikulum dikembangkan berdasarkan kebutuhan masyarakat, dan perubahan-perubahan dalam masyarakat

  • Landasan Psikologis

Landasan  psikologis didasarkan pada perkembangan individu/perkembangan peserta didik.

Psikologi perkembangan diperlukan terutama dalam hal penentuan isi kurikulum yang diberikan/dipelajari peserta didik, baik tingkat kedalaman dan keluasan materi, tingkat kesulitan dan kelayakannya serta manfaatnya yang disesuaikan dengan tahap dan tugas perkembangan peserta didik. Psikologi belajar memberikan sumbangan terhadap pengembangan kurikulum terutama berkenaan dengan bagaimana kurikulum itu diberikan kepada peserta didik dan bagaimana peserta didik harus mempelajarinya, berarti berkenaan dengan strategi pelaksanaan kurikulum.

  • Landasan Historis
  • Kurikulum nasional Kepmen N0.056/U/1994 (MKU ,MKDK ,MKK)   Tahun 1994
  • Kurikulum inti dan INSTITUSIONAL Kepmen N0.232/U/2000 dan 045/U/2002 (MPK , MKK,  MKB , MPB, MBB,)   Berorientasi pada  Kompetensi Global
  • Kurikulum pendidikan tinggi , UU No.12/2012, Perpres 08/2012 ,Permendikbud No.73/2014 ,Permendikbud No.49/2014 , (MK ,MKP)    Berorientasi pada kesetaraan Mutu/CP

KKNI dan SNDIKTI:

Kompetensi lulusan = capaian pembelajaran

 

  • Landasan Hukum
  1. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
  2. UU No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
  3. Peraturan pemerintah no.4 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi
  4. Permendikbud No. 73 tahun 2013 tentang Penerapan KKNI Bidang Pendidikan Tinggi
  5. Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan no. 62 Tahun 2016 tentang sistim penjaminan mutu pendidikan tinggi
  6. Permen ristek dan pendidikan tinggi no. 44 tahun 2015 tentang standar Nasional Pendidikan Tinggi
  7. Surat edaranDirektur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan No. 255/B/SE/VIII/2016 tentang panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi
  8. Keputusan Menetri tahun 2003 tenatng statute Universitas Negeri Manado
  9. Surat Keputusan Meneteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi no……… Tentang Pengangkatan Rektor Universitas Negeri Manado
  10. Peraturan Rektor Universitas Negeri Manado no. …. Tentang Pendoman Akademik
  11. Peraturan Rektor Universitas Negeri Manado No…… Tentang pedoman penyusunan kode mata kuliah kurikulum program studi di Lingkungan Universitas Negeri Manado
  • Evaluasi Kurikulum & Tracer Study
    • Evaluasi Kurikulum

Evaluasi kurikulum yang dilakukan dilihat dari dua hal yakni dari sisi penyelenggara dan kualitas lulusan.

  1. Sebagai penyelenggara pendidikan, fungsi institusi belum sepenuhnya menciptakan lingkungan dan iklim belajar yang memungkinkan segenap potensi pembelajar teraktualisasikan.  Sumber-sumber belajar seperti perpustakaan, laboratorium,  buku,  jurnal,  dan internet belum cukup tersedia dan dapat diakses dengan mudah. Proses Pembelajaran belum  mampu memberikan inspirasi, menumbuhkan dan memperkuat  rasa  keingintahuan (curiosity) mahasiswa terhadap sesuatu.
  2. Beberapa tahun terkahir ini kualitas mahasiswa baru rendah dari sisi penguasaan bidang studi, disamping itu kemampuan finansialnya juga rendah dan ini berpengaruh terhadap lamanya penyelesaian studi mahasiswa dan kualitas lulusan. Kemudian pembelajaran berbasis riset belum spenuhnya dipahami dosen. Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar belum maksimal dilakukan.
  3. Perlunya dilakukan pemberian tugas berjenjang dalam mempercepat penyelesaian studi mahasiswa.
  4. Implementasi standar pendidikan tinggi perlu dilakukan secara menyeluruh dan konsekuen
    • Profil LulusanKeikutsertaan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat2.2. Tracer Study

      Hasil tracer study yang dilakukan melalui kuesioner online menunjukkan bahwa hala-hal berikut perlu menjadi perhatian dalam penyelenggaraan kurikulum.

      Integritas (etika dan moral), Keahlian berdasarkan bidang ilmu (profesionalisme), Kemampuan Bahasa Inggris, Penggunaan teknologi informasi, Kemampuan berkomunikasi, Kerjasama tim, Kedisiplinan, Kejujuran, motivasi dan etos kerja, Inovasi dan kreativitas, Kemampuan menyelesaikan masalah

      1       ProfilLulusan & Rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

      (Menjelaskan tentang PROFIL lulusan, merumuskan CPL sesuai profil lulusan, CPL terdiri dari aspek: Sikap, Ketrampilan umum, ketrampilan khusus dan Pengetahuan yang dirumuskan berdasarkan SN-Dikti dan Diskriptor KKNI sesuai dengan jenjang nya.)(Menjelaskan cara memperoleh profil lulusan, Profil Lulusan dan deskripsinya)

    Tabel-1: Profil Lulusan dan deskripsinya

    No ProfilLulusan Deskripsi Profil Lulusan
    1 Pendidik di bidang fisika Pendidik yang memiliki kepribadian, perilaku social, dan sikap ilmiah sebagai seorang guru ideal, menguasai bidang ilmu fisika (konsep dan konteks), dapat melaksanakan pembelajaran bermutu, fleksibel dan adaptif mengoptimalkan materi dan kegiatan pembelajaran (proses sains) sesuai kondisi lingkungan sekolah, merancang dan mengimplementasikan evaluai otentik, dan mengevaluasi program pembelajaran yang dilaksanakannya.  Kompetensi lulusan tersebut sejalan dengan PP no 19 tahun 2005, yang menetapkan kompetensi guru meliputi:  kompetensi kepribadian, kompetensi social,  professional, dan kompetensi pedagogic.

     

    2 Asisten Peneliti Bidang Pendidikan Fisika Lulusan pendidikan fisika memiliki kemampuan menyelesaikan masalah pendidikan khususnya masalah pembelajaran fisika menggunakan pendekatan ilmiah.

    Mampu merancang penelitian pengembangan pembelajaran (materi – kegiatan (poses sains) – evaluasi otentik), penelitian tematik melalui kolaborasi dengan guru bidang studi lain, memiliki transferable skill dalam mengem-bangkan rancangan penelitian, menguasai metode penelitian, memiliki kecapakan mendapatkan sumber informasi/referensi penelitian, dapat mengkomunikasikan hasil penelitian